invisible hit counter
Pintermezzo

Bagian Tubuh Ini Bisa Hilang Karena Evolusi. Nah Lho!

Sekitar 300 tahun lalu ketika teori evolusi dikemukakan pertama kali, nggak banyak yang mau menerimanya. Yes, teori yang menjelaskan tentang perubahan sifat dan karakter makhluk hidup emang kontroversial banget! Bayangin aja, kamu nggak mau terima kan kalau dibilang manusia disebut berasal dari kera? Atau dengan kata lain, nenek moyang kamu adalah kera. Mungkin nggak sih?

Teori perubahan makhluk hidup secara perlahan atau yang dikenal sebagai teori evolusi yang paling sering digunakan adalah Teori Lammarc dan Teori Darwin. Teori yang disebut sesuai nama masing-masing ilmuwan yang mengemukakan. Kedua teori nggak ada yang secara eksplisit menyebut manusia berasal dari kera.

Evolusi Menurut Lammarck dan Darwin

teori evolusi
image : pixabay.com

Perbedaan Teori Lammarck dan Darwin terletak pada penyebab perubahan. Menurut Lammarck, perubahan pada makhluk idup karena adanya penyesuaian diri terhadap lingkungan. Jerapah yang berleher panjang dahulunya berleher pendek. Akibat dari makanannya adalah daun-daun di pohon yang tinggi, leher jerapah semakin panjang untuk menyesuaikan diri alias adaptasi. Akhirnya kamu mengenal jerapah seperti sekarang, binatang yang punya leher paling panjang.

Menurut Lammarck, bagian makhluk hidup yang sering dipakai akan bertambah kuat diturunkan dan yang tidak digunakan akan hilang secara perlahan.

Sementara Darwin punya pendapat berbeda. Evolusi terjadi karena seleksi alam. Pada dasarnya ada jerapah yang berleher panjang dan pendek. Jerapah beleher pedek mati karena tidak dapat mengambil makanan. Jerapah berleher panjang tetap hidup sampai kini sebagai hasil seleksi alam.

Menurut Darwin, makhluk hidup yang paling kuatlah yang dapat bertahan hidup.

Bagian Tubuh Manusia yang Mulai Menghilang karena Evolusi

image : pixabay.com

Tidak hanya hewan, manusia juga mengalami perubahan. Ada beberapa bagian tubuh manusia yang hilang pada manusia kini. Di antara bagian tubuh manusia yang mulai menghilang adalah di bawah ini.

Otot Palmaris

Coba perhatikan tulang pada bagian pergelangan tangan kamu sebelah luar. Adakah tulang yang kelihatan dan terasa menonjol? Nah, tulang itu disebut otot palmaris. Kalau kamu nggak bisa merasakannya, berarti termasuk pada 10 persen orang di dunia yang sudah tidak memilikinya.

Yes, otot ini pada sebagian manusia modern sudah hilang karena tidak berguna lagi. Manusia zaman purba menggunakan ini untuk memanjat dan mencengkram pohon.

Ekor

Terbayang nggak kalau kamu punya ekor? Hi hi.. jadi kayak salah satu sinetron di televisi Indonesia, yang judulnya Cantik-Cantik Kok Monyet.

Dulu, manusia mempunyai ekor yang digunakan untuk menjaga keseimbangan saat berjalan. Sekarang sudah nggak berguna lagi, jadi yang tertinggal hanya tulang ekornya saja.

Gigi Bungsu

Adakah dari kamu yang masih punya gigi bungsu? Itu lho, gigi yang tumbuh paling akhir disaat kamu berusia 20 tahunan. Letaknya juga paling belakang.

Beberapa orang yang tumbuh gigi bungsu akan merasakan tumbuhnya akan kesakitan. Namun, lebih banyak lagi yang kemudian mencabut gigi ini karena pertumbuhannya membuat sakit gigi.

Saat ini nggak semua manusia punya gigi bungsu.

Bagian Tubuh Ini Nggak Berguna Tapi Nggak Hilang karena Evolusi

image : pixabay.com

Meski di atas telah disebutkan beberapa bagian tubuh manusia yang dianggap hilang karena tidak berfungsi. Ada juga bagian tubuh manusia yang tetap bertahan meski sudah tidak berguna. Belum diketahui penyebab teori evolusi tidak berlaku.

Otot Auricular

Otot auricular merupakan otot yang terletak pada bagian telinga. Fungsinya, untuk mendengarkan darimana suara berasal.

Kamu pernah perhatikan kucing? Saat mendengar, telinganya bergerak-gerak. Yang melakukan pergerakan tersebut adalah otot auricular.

Saat ini, atot auricular masih ada pada manusia meski fungsinya sudah tiada. Manusia mempunyai leher yang tinggal diputar untuk mencari darimana asal suara.

Plica Smilunaris

Pernahkah kamu memperhatikan bahwa di sudut dalam mata dan dekat hidung terdapat lipatan. Para ahli menyebutnya sebagai plica smilunaris. Meski nggak ada manfaatnya. plica semilunaris masih ada pada manusia hingga kini.

Arrector Pili

Pernahkah kamu merasa merinding karena kedinginan? Perhatikan bagian kulitmu? Kelihatan menonjol kan? Nah bagian yang menonjol itulah yang disebut otot arrector pili. Otot yang pada dasarnya nggak kelihatan sama kamu kecuali saat kedinginan.

Otot merinding ini dulu berguna menghasilkan panas. Namun, meskipun masih ada otot ini sudah tidak berguna. Kamu sudah punya jaket saat kedinginan melanda. Ditambah tekonolgi pemanas ruangan , membuat kamu nggak pernah lagi menggigil.

Usus Buntu

Sampai saat ini para ahli masih menyelidiki fungsi usus yang kerap menyebabkan penyakit ini. Namun, meski belum diketahui fungsinya, usus buntu masih tetap ada pada tubuh manusia.

Itulah beberapa organ tubuh yang masih ada dan mulai menghilang dari tubuh manusia. Ilmuwan menyebutnya organ tubuh tersebut mengalami evolusi.

Nani Herawati

Owner sebuah bimbingan belajar, penulis dan ibu rumah tangga dengan 6 orang anak. Pernah menulis beberapa buku pelajaran sekolah dan buku antologi. Saat ini aktif sebagai ghostwriter di beberapa media online dan lebih meminati dunia pendidikan anak.

1 comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed