invisible hit counter
Pintermezzo

Bunyi Perut Bukan Karena Lapar Tapi Usus Bergerak

Kamu sedang serius mengerjakan sesuatu dengan teman-teman. Saking seriusnya, suasana sangat sepi, Nggak ada yang ngobrol. Tiba-tiba terdengar suara.. kriuk, krikukWaduh, bunyi perut kamu kedengaran!

Ih, malu banget terhadap teman-teman. Dikira belum makan deh..

Padahal kan tadi sudah makan banyak. Masa, baru sejam dua jam udah bunyi?

He he.. Bener nggak sih bunyi perut menandakan kalau kamu sedang lapar?

Kalau iya, berarti kalau sedang lapar jangan berdekatan dengan orang lain.

Bisa ketahuan deh!

Apalagi kalau sebelumnya sudah menolak traktiran teman dengan alasan kenyang. Eh, taunya perut berbunyi!

Salah sendiri ya? Rejeki kok ditolak?

Makanan Bergas Membuat Bunyi Perut

bunyi perut
image : klikdokter.com

Nggak semua bunyi perut pertanda kamu sedang lapar!

Banyak orang atau mungkin kamu sendiri nggak mengetahuinya.

Bunyi perut berasal dari bunyi gas dari makanan yang kamu konsumsi.

Kayak itu lho, balon yang berisi gas. Nah, saat kamu mau mengeluarkan gasnya , maka gas menimbulkan bunyi.

Gas yang masuk dalam perut juga demikian. Kalau nggak keluar maka perut kamu bakal kembung. Kamu mungkin bisa sembelit.

Makanan yang mengandung gas ada banyak macamnya. Salah satu dari ini kamu habis makan. Makanya pertu kamu bunyi.

Makanan tersebut, antara lain ubi, kol, brokoli, kentang, buncis, dan sawi.

Hal di atas bukan omong kosong lho! Seorang dari RS Polri, de Arasty Wisnu Wardana mengatakan bahwa itu benar.

Makanan bergas sebaiknya dihindari oleh kamu yang mempunyai sakit maag.

Bunyi Perut Terjadi Karena Gerakan dan Aktivitas Organ dalam Pencernaan

image : okezone.com

Selain gas, bunyi perut kamu dapat disebabkan pula oleh gerakan organ pencernaan yang berada di perut, seperti lambung dan usus.

Dr Errawan Wirodisumo SpB.KBD, M.Kes, Konsultan Bedah Digesti dan Laparoskopi di RSUP Persahabatan menyebutkan bahwa gerakan usus menyebabkan bunyi.

Tuh kan, bener kan?

Gerakan usus yang dipengaruhi oleh otot polos atau atau tidak sadar ada bermacam-macam.

Ada gerakan mendorong makanan yang disebut gerak peristaltik. Makanan didorong dari satu organ pencernaan ke organ lain. Misalnya, dari mulut ke lambung melalui kerongkongan. Kemudian dari lambung ke usus halus, dan usus besar.

Seperti halnya gerakan mendorong yang kamu buat, meski sangat kecil gerakan menimbulkan suara atau bunyi. Bunyi ini terjadi karena adanya gesekan di dalam perut.

Selain mendorong makanan, gerakan memindahkan cairan juga dilakukan usus. Ini juga pastinya menimbulkan bunyi dong!

Coba saja kamu pindahkan seember air ke dalam bak mandi atau sebaliknya. Diusahakan sekecil apapun, namanya cairan bunyi pemindahannya nggak bisa dicegah.

Yo, kalau ada yang bisa memindahkan seember air ke bak tanpa bunyi sedikit pun akan diberi hadiah. He he..

Pemindahan cairan biasanya terjadi dari usus halus ke usus besar. Di usus besar, cairan dari makanan kemudian diserap.

Taukah kamu bahwa usus halus jika dikeluarkan dari tubuh dan dibentangkan, panjangnya mencapai 12 meter?

Wah, kok bisa masuk perut ya? Luar biasa! Padahal rasanya perut kita sangat kecil dan tipis. Hmm…

Usus halus yang sedemikian panjang dapat disebut sebagai bagian pencernaan yang paling aktif bergerak. Usus halus merupakan tempat mencerna dan menyerap makanan. Meski kamu tidur usus tetap melakukan gerakan.

Apa yang Terjadi Jika Perut Kosong?

image : liputan6.com

Di atas telah disebutkan bahwa semua organ pencernaan selalu bergerak, meski kamu tidur atau nggak ada makanan.

Gerak peristaltik yang dipengaruhi oleh otot tidak sadar melakukan sesuatu tanpa perintah otak.

Saat nggak ada makanan, justru gerakannya semakin berbunyi.

Yes, terjadi gesekan antara organ itu sendiri.

Misalnya gerakan meremas makanan pada lambung. Kalau makanan nggak ada di sana, bunyi perut dapat terjadi karena dinding lambung yang saling bersentuhan.

Ingat pepatah tong kosong nyaring bunyinya?

Kita nggak akan membahas tentang arti pepatah tetapi arti sebenarnya.

Semakin kosong sebuah benda maka semakin nyaring bunyinya.

Begitu pula dengan perut.

Bunyi perut seharusnya nggak sampai terdengar langsung keluar tubuh. Biasanya suaranya hanya didengar oleh pemilik tubuh.

Jika ada suara dari perut, hanya terjadi pada orang-orang tertentu saja.

Kalau perut kamu kosong, bunyi perut akan terdengar lebih nyaring, seperti konsep bunyi tong tadi.

Jadi, bunyi perut bukan karena kamu lapar dan harus segera makan. Yang benar, ada kemungkinan di dalam perut atau organ pencernaan nggak ada makanan.

Mungkin kamu sedang puasa. Iya kan?

Nani Herawati

Owner sebuah bimbingan belajar, penulis dan ibu rumah tangga dengan 6 orang anak. Pernah menulis beberapa buku pelajaran sekolah dan buku antologi. Saat ini aktif sebagai ghostwriter di beberapa media online dan lebih meminati dunia pendidikan anak.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed