invisible hit counter
Pintermezzo

Glodok, Ikan Bisa Berjalan Namun Beracun?

Nggak banyak yang tau tentang jenis ikan satu ini. Padahal di Indonesia termasuk sering ditemukan, khususnya di daerah pinggiran laut yang berawa. Keunikannya, ikan yang punya nama glodok ini adalah ikan bisa berjalan.

Berjalan? Yang bener aja? Ikan di mana-mana tinggal di dalam air. Kalau bisa jalan di darat, namanya bukan ikan dong!

He-he.. Tentu saja bukan ikan bisa berjalan seperti yang kamu bayangkan, pakai kaki.

Bukan juga kayak puteri duyung yang ada di cerita lho! Yang bisa tinggal di darat dan ekornya berubah jadi kaki.

Biar kamu nggak penasaran, baca terus artikel ini sampai selesai ya!

Bentuk Fisik Ikan Glodok

ikan bisa berjalan
image : grid.id

Ikan glodok, dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai mudskipper fish.

Ikan ini sepintas punya kulit seperti ikan lele dan ikan gabus dengan ukuran panjang 7 sampai 25 cm. Kebanyakan berwarna coklat tapi ada juga yang berwarna totol-totol biru.

Di dunia, glodok dikenal sekitar 34 jenis.

Glodok, seperti ikan lain. Punya sepasang sirip dada dan sirip punggung.

Justru yang sedikit berbeda adalah matanya, bulat agak menonjol keluar seperti mata katak.

Meski demikian, mata ikan glodok unik karena dapat bergerak ke arah yang berbeda. Dapat melihat ke arah kanan dan kiri atau atas dan bawah secara bersamaan.

Saat air surut dan ikan tinggal beberapa jam di darat mata digulung ke dalam agar tidak dehidrasi.

Mata kan perlu dijaga kelembabannya biar tetap bisa melihat.

Dikatakan bahwa Ikan glodok beberapa kali ditemukan di Indonesia karena ikan ini memang hidup di perairan tropis dan subtropis.

Sama dengan lele, ikan hidup di perairan dengan tanah berlumpur, aliran yang dekat ke muara sungai, dan hutan mangrove. Daerah yang banyak di seputar Samudare Pasifik dan Samudera Hindia.

Bagaimana Ikan Glodok Bisa Berjalan?

image : goodnewsfromindonesia.id

Tuhan menciptakan ikan glodok dengan berbagai alat pernapasan. Nggak cuma insang doang sebagaimana jenis ikan lain.

Glodok bisa bernapas menggunakan insang, selaput lendir di tenggorokan, mulut dan jaringan kepiler atau jaringan darah yang berada tepat di bawah kulit.

Hmmm.. Mulai terbayang deh kenapa glodok termasuk ikan bisa berjalan? Yes, karena alat pernapasannya cukup banyak. Ikan bisa hidup dalam kondisi apapun, Termasuk beberapa jam tinggal di daratan.

Terus, bagaimana ikan bisa berjalan?

Ikan hidup di rawa dan perairan dekat pantai.

Air-air daerah ini seringkali surut ketika matahari bersinar terik atau laut mengalami pasang surut.

Nah, saat air surut, glodok keluar dari dalam lumpur menuju kearah pohon bakau.

Apa yang dilakukan ikan di sini? Mereka mencari makan, berupa serangga, crustacean atau udang, ikan kecil dan cacing.

Hmmm.. Kalau kamu berkesempatan melihat ikan ini atau memang pernah sebelumnya, perhatikanlah!

Ketika mencapai akar bakau, ikan naik menggunakan sirip punggungnya. Satu sirip menopang badan, sirip satunya mengayunkan badan. Berarti siripnya kuat banget ya!

Cara berjalannya kalau dipikir-pikir mirip dengan orang yang pakai kruk atau tongkat atau alat bantu jalan di dua sisinya.

Ikan Bisa Berjalan, Apa yang Dilakukannya?

image : martbertani.blogspot.com

Selain mencari makan, ikan kawin dan bertelur di darat.

Ikan jantan seringkali bergulung-gulung di atas lumpur untuk menarik perhatian glodok betina. Jika ada yang mendekat, maka proses perkembangbiakan akan terjadi.

Ikan bisa berjalan ini nggak tanggung-tanggung melakukan sesuatu didaratan.

Mereka menggali lubang dalam lumpur dengan siripnya yang kuat. Bagian lumpur yang digali ditampung dalam mulut dan dikeluarkan berbentuk kapsul di pinggir lubang.

Lubang tersebut memiliki pintu di air untuk menghindari pemangsa. Lho jadi lubang ini untuk apa? Masa ikan punya rumah?

Wow, ternyata glodok betina menyimpan telur di dalam lubang. Dan… glodok jantan menjaganya sampai menetas.

Romantis banget ya? Macam ayah siaga yang sering ditayangkan iklan di televisi ketika isterinya sedang hamil. He he..

Glodok, Apakah (juga) Beracun dan Bisa Dimakan?

Beberapa orang mengatakan bahwa glodok ikan beracun? Benarkah?

Oh.. Maksudnya sama dengan ikan lele!

Ikan ini termasuk yang dapat beradaptasi dalam perairan dengan mudah, meski tempatnya kotor.

Hii.. Kamu tau sendiri dong kalau perairan seringkali dijadikan tempat pembuangan limbah? Itu sebabnya glodok disebut beracun dan banyak yang bilang nggak bisa dimakan.

Racun yang mungkin melekat adalah merkuri, sama dengan ikan lain.

Tapi, dengan penanganan dan pengolahan yang tepat kamu bisa memakannya kok!

Cucilah ikan bisa berjalan dengan bersih. Diyakini, seperti ikan lain, merkuri dan zat beracun banyak menempel di bagian kulit. Buang pula isi perut ikan karena kemungkinan ada racun yang berada di perutnya.

Akan lebih bagus lagi kalau kamu makan ini tanpa kulitnya alias di filet bagian dagingnya saja.

Itulah guys, glodok ikan bisa berjalan! Kamu udah nggak sabar ingin melihat dan mencoba memakannya? Di Indonesia masih jarang orang menjual glodok. Namun, kamu akan banyak menemui hidangan ini di Tiongkok dan Jepang.

Nayla Firdaus

Penulis dan blogger. Ibu dari 2 orang putra. Menyukai dunia kepenulisan baik fiksi maupun non fiksi.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed