invisible hit counter
Pintermezzo

Kecoa Lebih Takut dengan Pembasmi Serangga Dibandingkan Nuklir

Nuklir alias bom atom masih merupakan bahan radioaktif yang menakutkan bagi manusia dan kebanyakan makhluk hidup. Tapi, faktanya kecoa lebih takut dengan pembasmi serangga dibandingkan nuklir.

Masa sih? Padahal nuklir itu radiasinya nggak hilang puluhan tahun lho!

Masyarakat dunia nggak pernah lupa, bagaimana Jepang akhirnya menyerah kalah pada Perang Dunia II. Ya, karena dua kotanya, Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom.

Tidak terlupakan bukan karena Jepang yang akhirnya kalah. Tapi karena dampak dari bom atom yang masih dirasakan puluhan tahun kemudian. Tanah di Hiroshima dan Nagasaki tercemar bagi semua makhluk hidup.

Begitu pula dengan kasus bocornya pabrik nuklir di Cernobyl, Uni Sovyet (Rusia, sekarang) beberapa tahun lalu. Kebocoran kecil yang dampaknya luar biasa bagi lingkungan.

Dampak Nuklir Bagi Manusia

image : alodokter.com

Ketika bom atom ditemukan pertama kali oleh Einstein dan teori relativitasnya, nggak ada yang nyangka bahwa akibatnya luar biasa bagi kehidupan.

Bisa jadi Einstein akan menyesal telah menemukan nuklir.

Dampak langsung serangan nuklir bagi manusia adalah mati seketika.

Ini yang terjadi saat serangan bom atom di Jepang. Ribuan penduduk dua wilayah yang dibom tewas.

Namun, yang lebih serem justru dampak bagi yang selamat alias tidak mati terkena bom.

Beberapa di antaranya terkena kanker yang mematikan dan membuat penderitaan seumur hidup.

Dalam tubuh manusia yang terkena radiasinya, sekecil apapun bisa mengakibatkan mutasi gen atau perubahan gen. Perubahan yang mengakibatkan tubuh nggak normal alias cacat.

Ihh.. Kalau dipikir-pikir mending cacat seumur hidup atau langsung tewas ya?

Kecoa Punya Kerangka Tubuh yang Melindungi Tubuh

image : popmama.com

Hai, ternyata ada lho makhluk hidup yang tahan terhadap serangan nuklir!

Mereka malah lebih takut terhadap pembasmi serangga.

Namanya kecoa. Hewan menjijikkan menurut kamu dan banyak orang lain.

Kok bisa, kecoa tahan nuklir?

Ternyata, karena kecoa punya eksoskleton atau kerangka bagian luar yang melindungi tubuhnya. Itu lho, bagian atas kecoa yang tampaknya lebih keras.

Nah, ternyata eksoskleton ini juga menyerap zat radioaktif. Akibatnya, tubuh kecoa nggak kena dampak nuklir.

Kecoa Bisa Hidup dengan Nutrisi Terbatas dan Berkembangbiak dengan Cepat

image : detik.com

Satu hal lagi yang menyebabkan kecoa bisa tahan terhadap nuklir.

Meski semua makhluk hidup di sekitarnya mati dan nggak ada yang bisa dimakan, kecoa bisa tetap hidup.

Kecoa termasuk makhluk hidup yang dapat bertahan dengan nutrisi terbatas.

So guys, binatang ini nggak mudah mati lho! Apalagi dia juga bisa berkembangbiak sangat cepat.

Wuih, nggak heran ya! Kamu bisa menemukan kecoa di mana saja.

Nuklir Menyebar di Udara

image : idntimes.com

Nuklir biasanya berbentuk gas. Kebocoran kecil akan mudah menyebar di udara. Semua makhluk hidup yang mnghirupnya dapat dengan mudah terpapar radiasi.

Bagaimana dengan kecoa?

Kecoa sangat kecil dan hidup di permukaan tanah.

Kemungkinan binatang ini untuk terkena radiasi sangat kecil. Apalagi ada eksoskleton yang menyerap radiasi di udara.

Hii.. Di Hiroshima dan Nagasaki banyak kecoa nggak ya?

Pembasmi Serangga Membunuh Kecoa

pembasmi serangga
image : alfacart.com

Kamu takut nggak sih dengan kecoa? Atau jijik?

Apa yang pertama kali akan kamu lakukan?

Biasanya kebanyakan orang akan segera mengambil semprotan pembasmi serangga.

Kalau dengan nuklir kecoa bisa bertahan, kenapa dengan pembasmi serangga kecoa mati?

Pembasmi serangga merupakan racun insektisida yang sangat kuat. Gas yang dikeluarkannya akan langsung mengenai sistem neurologis kecoa atau otaknya.

Sama dong dengan otak makhluk hidup lain! Jika otak sudah lumpuh, bagian tubuh lain akan segera lumpuh.

Selain itu, semprotan serangga juga langsung mengenai tubuh kecoa. Bukankah kamu menyemprotkannya dekat sekali?

Jika tidak langsung mati, kecoa akan mati perlahan. Tubuh yang terkena langsung pembasmi serangga akan menyimpan endapan dalam jangka waktu lama.

Efek residu atau racunnya akan dirasakan beberapa menit atau jam kemudian.

Kamu juga harus hati-hati lho dengan insektisida yang disemprotkan ini. Tidak hanya mengendap lama di tubuh kecoa tetapi juga di benda-benda yang ada di sekitarnya.

Jadi, percaya kan kalau kecoa lebih takut terhadap pembasmi serangga dibandingkan nuklir?

Nani Herawati

Owner sebuah bimbingan belajar, penulis dan ibu rumah tangga dengan 6 orang anak. Pernah menulis beberapa buku pelajaran sekolah dan buku antologi. Saat ini aktif sebagai ghostwriter di beberapa media online dan lebih meminati dunia pendidikan anak.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed