invisible hit counter
Pintermezzo

Heran Kenapa Uang Lebih Cepat Habis di Bulan Puasa, Ya?

Kenapa pengeluaran lebih boros di bulan puasa ya? – Puasa berarti kamu nggak makan dan minum mulai dari jelang shubuh hingga Maghrib. Saat-saat makan kamu berkurang. Berarti juga pengeluaran untuk makanan seharusnya bisa dialihkan untuk hal lain, sedekah misalnya.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Coba deh tengok dompet kamu! Baru beberapa hari bulan puasa aja udah menipis. Atau bahkan jebol! Kayak ada bolongannya sehingga uang mengalir keluar.

Apa yang terjadi sebenarnya?

Bulan Puasa Bikin Kamu Kalap Belanja

bulan puasa kalap belanja
image : freepik.com

Ah masa iya sih? Kamu yakin nggak merasa?

Saat jelang puasa aja, kamu udah belanja lebih banyak. Alasannya, makan untuk hari terakhir puasa, dan sebagainya.

Nah, belum lagi saat jelang buka puasa. Kamu lapar mata! Semua makanan dibeli.

Berbuka harus ada es, kolak, lontong, dan gorengan meski nggak semuanya bisa dihabiskan. Padahal di atas meja juga udah tersedia hidangan lengkap dengan sayur dan lauk pauk.

Hidangan berbuka di atas harus tersedia setiap hari.

Bandingkan dengan hari biasa! Apakah setiap hari ada makanan seperti pembuka atau takjil di atas? Nggak kan? Berarti pengeluaran kamu otomatis bertambah dong!

Masih belum ngerasa juga kalau kamu boros untuk jajanan pembuka?

Rasulullah menyatakan bahwa salah satu fungsi bulan puasa sebulan penuh adalah menahan hawa nafsu. Kalau melakukan kegiatan di atas setiap hari, menurut kamu sudahkah puasa berhasil menahan hawa nafsu?

Harga Barang Meningkat Saat Bulan Puasa

image : freepik.com

Dalam ilmu ekonomi permintaan dan penawaran saling berkaitan dan membentuk harga tertentu yang disebut sebagai harga pasar.

Belanja kamu yang meningkat mempengaruhi harga pasar. Beberapa harga meningkat saat bulan puasa. Apalagi jika barang yang dimaksud termasuk langka.

Permintaan yang banyak akan suatu barang bikin harganya naik. Ini yang terjadi pada harga sembilan bahan pokok.

Sebagai contoh, jelang puasa biasanya harga telur di pasaran sudah naik.

Kamu ikut andil dalam hal ini. Konsumsi kamu meningkat. Barang tersedia sangat terbatas. Jadilah kenaikan harga di semua bahan.

Acara Buka Puasa Bersama

image : freepik.com

Berapa acara buka puasa bersama di bulan puasa tahun ini yang kamu rencanakan? Buka puasa bersama dengan teman TK, SD, SD, SMA, kampus, kantor, kampus, komplek, dan lain-lain.

Wah, jangan-jangan justru kamu nggak pernah punya kesempatan buka bersama keluarga di rumah.

Setiap buka puasa bersama pasti butuh biaya tersendiri. Nggak ada yang gratis. Mungkin juga kamu jadi donatur.

Menu buka puasa bersama juga spesial. Lebih mewah, lebih wah daripada kamu buka sendiri di rumah atau buka dengan keluarga.

Nggak kerasa, banyaknya undangan dan acara buka bersama yang kamu hadiri bikin kantong jebol di bulan puasa. Paling nggak, pengeluaran kamu bertambah dari bulan-bulan lain.

Nggak percaya? Coba deh kamu hitung! Kalau miniman setiap buka bersama kamu keluar uang seratus ribu rupiah aja. Jadi berapa kalau lima acara?

Promo dan Diskon di Bulan Puasa

image : freepik.com

Bulan puasa juga merupakan bulan diskon di banyak toko secara online maupun offline.

Apa yang terjadi kalau lihat diskon? Pingin segera membeli barang yang dimaksud. Kamu pasti berpikir harus membeli mumpung murah. Besok atau lusa barang tersebut nggak diskon lagi. Iya kan?

Ini juga termasuk lapar mata. Kenapa? Karena kamu beli barang diskon dan promo tanpa merhatiin lagi butuh apa nggak.

Kadang barang diskon yang udah dibeli cuma menuhin lemari aja.

Apa namanya dengan barang yang nggak berguna bagi kamu tapi tetep dibeli? Mubazir bukan?

Mudik dan Lebaran

image : freepik.com

Mudik dan lebaran merupakan bagian yang ditunggu oleh sebagian dari kamu. Bukan lebaran rasanya kalau nggak mudik. Meskipun untuk acara yang satu ini kamu harus rela mengeluarkan banyak uang di bulan puasa dan ikut dalam antrian kemacetan di jalan.

Lebaran ketemu dengan sanak saudara di kampung bakal jadi pelipur lara.

Kalau untuk pengeluaran yang satu ini no komen deh! Apalagi kamu niatkan untuk silaturahim dan berbagi saat di sana.

Nah, bener kan pos pengeluaran kamu bertambah di bulan puasa ini? Bahkan uang THR juga ikut habis. Padahal untuk sampai ke gajian bulan berikutnya masih beberapa hari atau minggu lagi.

He he.. Apapun namanya, uang yang dikeluarkan adalah uang kamu. Kamu emang punya hak untuk itu.

Yang penting dengan segala keperluan di atas, kamu tetap bisa ngeluarin kewajiban zakat. Terus nggak lupa dengan esensi puasa itu sendiri, yaitu menahan hawa nafsu dan ikut merasakan lapar dan hausnya orang miskin.

Biar kamu nggak kehabisan uang saat masa gajian belum tiba, aturlah prioritas pengeluaran. Terutama pengeluaran untuk makanan, belanja diskon, dan acara buka puasa bersama.

So guys, selamat puasa!

Nani Herawati

Owner sebuah bimbingan belajar, penulis dan ibu rumah tangga dengan 6 orang anak. Pernah menulis beberapa buku pelajaran sekolah dan buku antologi. Saat ini aktif sebagai ghostwriter di beberapa media online dan lebih meminati dunia pendidikan anak.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed