invisible hit counter
Pintermezzo

Makan Gurita Hidup-hidup Itu Barbar

Kamu yang suka banget nonton video viral pasti tau dengan yang satu ini. Video yang menampikan seseorang sedang makan gurita hidup-hidup dan ditonton banyak orang beberapa waktu lalu.

Beberapa orang memuji keberaniannya, sementara lebih banyak lagi yang menganggapnya tidak berperi kebinatangan atau tidak berperikehewanan? Nulis ini sambil mikir… Mungkin tetap lebih tepat disebut tidak berperikemanusiaan.

Vlogger Cina Makan Gurita Besar Hidup

makan gurita hidup-hidup
image : liputan6.com

Vlogger memang suka menampilkan hal yang aneh biar videonya viral. Buat mereka semakin banyak yang menonton, berarti pendapatannya bertambah. Tidak peduli video tersebut akan mendapat kritikan pedas dari para Netizen yang terkenal berlidah… eh berjari tajam… he he..

Salah satu vlogger yang demikian mungkin gadis asal cina ini. Gadis yang mempunyai nama media Seaside Girl Little Seven ini menampilkan video makan gurita besar hidup-hidup. Gadis muda tersebut memang dikabarkan menyukai makanan yang berasal dari laut alias seafood.

Video diunggah melalui Kuaishou sebuah platform sejenis Youtube milik Cina.

Di video, si gadis memegang seekor gurita besar dan sambil tersenyum menyebutkan akan memakannya hidup-hidup.

Namun, ketika gurita besar diletakkan dekat mulut dan siap dimakan kejadian di luar dugaan menimpa gadis.

Gurita tidak segera masuk ke dalam mulut. Dia malah menempelkan tentakelnya di pipi. Si gadis berusaha melepaskan gurita tersebut tidak berhasil dalam waktu beberapa lama.

Terlihat hingga si gadis menangis. Yah.. iyalah… Kamu kalau mengalaminya, apa yang terbayang?

Digigit gurita dan rusaklah wajah yang cantik.

Mau makan gurita malah dimakan gurita.

Akhirnya, dalam video digambarkan bahwa gurita dapat dilepaskan tentakelnya dari pipi. Si gadis berhenti menangis dan berkata bahwa ia akan membalas dendam akan kejadian itu.

Netizen banyak yang berkomentar miring tentang video tersebut. Mereka menganggap layak bagi si gadis menerima perlakuan demikian dari gurita.

Di akhir video nampak bahwa gurita meninggalkan bekas luka kecil di pipi.

Makan Gurita Di Reality Show

image : tribunnews.com

Tidak hanya gadis dari Cina yang makan gurita hidup. Drama dan reality show di Korea sering kali menampilkan hal yang sama.

Sepertinya, tantangan makan hewan dalam keadaan hidup menjadi kepuasan tersendiri jika berhasil dilakukan.

Manusia memang tambah aneh ya? Tantangan hidup yang banyak sudah nggak berarti lagi buat mereka. Mereka malah terus mencari sensasi baru.

Katanya sih, makan gurita hidup-hidup rasanya enak.

Tapi kebayang nggak sih, waktu gurita masuk mulut dan digigit sampai mati oleh gigi? Wah.. jijik dan sadis deh!

Belum lagi tentakel gurita yang jumlahnya lebih dari dua. Gimana ya kalau nyangkut di tenggorokan? Wong tulang ikan aja bisa nyangkut dan bikin kamu tersedak, apalagi tentakel yang ukurannya lebih besar?

Gurita Masih Hidup Terhidang di Meja

image : japanesestation.com

Banyak organisasi pecinta hewan di dunia telah melakukan protes mengenai tayangan-tayangan memakan hewan secara hidup-hidup. Organisasi yang diberi nama PETA salah satunya.

Itu pastinya berhubungan dengan kata tidak berperikemanusiaan. Namun, sampai saat ini belum ada yang benar-benar mencegahnya.

Tahun 2016, PETA melakukan investigasi terhadap sebuah restoran seafood di Los Angeles , Amerika Serikat. Mereka membuat video tentang apa yang disebut penyiksaan seorang koki terhadap gurita hidup yang akan disajikan.

Koki memotong tentakel tanpa mematikan gurita secara langsung.

Tentakel yang dihidangkan dua buah untuk satu porsi hidangan dan diiris kecil-kecil. Saat diiris dan dihidangkan saja tentakel masih bergerak-gerak. Hii.. Masih hidup meski sudah terpisah dari badannya.

Pengunjung restoran makan gurita masih hidup.

Bagian gurita yang belum digunakan ditinggalkan sambil menunggu pemesan berikutnya. Ih, kasian ya? Mereka kan seperti kamu juga, akan merasa sakit kalau salau satu bagian tubuhnya dilepaskan.

Makan Hewan Hidup-Hidup Merupakan Tingkah Laku Manusia Barbar?

image : suara.com

Kamu tau istilah barbar? Sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan manusia yang hidup dengan membunuh makhluk hidup lain dan memakannya ketika masih hidup. Sebuah tindakan yang meski bukan makan manusia lain tetapi tetap menyakiti makhluk yang sama-sama ciptaan Tuhan.

Sajian Sannakji, sajian yang menghidangkan tentakel masih bergerak-gerak termasuk bagian dari barbar.

Ahli cephalopoda, D Jennifer Mathew mengatakan bahwa tindakan memakan dan memotong satu demi satu bagian makhluk hidup akan membuat hewan kesakitan. Ini tidak hanya berlaku untuk makan gurita tetapi juga ikan, kelinci, dan babi.

Ahli invertebrate, Dr Jaren G Horsley bahkan menyebutkan bahwa tindakan memotong dan membuka lobster saja menyakitinya.

So, bagaimana menurut pendapatmu? Menjijikkan dan menyakiti hewan lain juga bukan?

Organisasi PETA telah mendorong pemerintah Amerika untuk membuat aturan tentang mutilasi hewan, menyiapkan, dan menyajikannya. Mereka telah meminta tandatangan dari banyak orang untuk petisi yang diajukan, mulai dari New York, California, dan Eropa.

Nayla Firdaus

Penulis dan blogger. Ibu dari 2 orang putra. Menyukai dunia kepenulisan baik fiksi maupun non fiksi.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed