invisible hit counter
Pintermezzo

Pemakaman di Antara Bintang-Bintang

Apa yang kamu inginkan setelah meninggal dunia? Belum terpikirkan. Kalau begitu, apa yang kamu ingin berikan kepada orang yang kamu cintai saat meninggal? Pemakaman yang layak menjadi jawaban yang paling mudah.

Tetapi nggak pernah kan terbayang pemakaman yang unik dan berbeda dari yang lain?

Kebanyakan kamu dan kita semua mungkin akan melakukan upacara yang sama seperti dilihat selama ini. Mengubur orang yang meninggal di dalam tanah yang disebut kuburan atau mengkremasi (membakarnya menjadi abu).

Bagi kamu yang mengkremasi jenazah orang tercinta, paling jauh menyimpan abunya di tempat tertentu di rumah atau menyebarkannya di tanah yang mereka sukai.

Pernah nggak terbayang memberi pengalaman yang berbeda kepada jenazah dan abunya. Pengalaman yang mungkin sangat diinginkan orang tersebut ketika masih hidup dan buat kamu juga.

Menjelajah bintang-bintang di luar angkasa!

Wow, fantastis bukan? Memang ada?

Alasan Orang Ingin Melakukan Pemakaman di Luar Angkasa

pemakaman di antara bintang
image : vice.com

Setiap orang punya kenangan tersendiri akan orang yang dicintainya. Termasuk suami istri Earl dan Patty di Amerika Serikat. Mereka menginginkan yang terbaik bagi anaknya, Robert setelah meninggal di usia 26 tahun.

Usia yang sangat muda bukan?

Karena kesukaan Robert dengan segala sesuatu yang berbau luar angkasa, akhirnya Earl dan Patty memutuskan untuk membawa abunya menjelajah ke luar angkasa dalam kapsul.

Earl dan Patty ingin memberikan perjalanan terbaik pada Robert.

Itu menjadi alasan banyak orang menerbangkan abu keluarga yang dicintai ke luar angkasa.

Selain alasan di atas, beberapa di antaranya juga ingin menunjukkan rasa sayang.

Apalagi dalam perjalanan menggunakan kapsul banyak keluarga lain yang ikut melepaskan kepergiannya ke luar angkasa.

Kebersamaan yang dirasakan seluruh keluarga yang berkumpul, dari mana saja mereka berasal, sungguh sesuatu yang luar biasa.

Pemakaman di Luar Angkasa Nggak Akan Sendirian

image : hipwee.com

Ih.. Kalau pemakaman di luar angkasa, berarti sendirian dong di sana? Kasian banget ya? Kesepian.

Nggak usah khawatir akan hal tersebut.

Sebuah perusahaan yang melayani pemakaman di luar angkasa, Celestis Atau Memorial Spaceflighthigh setahun bisa melakukan penerbangan dua sampai tiga kali membawa kapsul yang berisi banyak abu jenazah.

Nah, kamu bisa bayangkan deh! Kalau perusahaan tersebut telah berdiri sejak tahun 1994 dan satu kali penerbangan misalnya membawa dua abu jenazah yang dikremasi, berapa sudah jumlahnya?

Hai, berarti nggak kesepian bukan?

Hiks, lagipula ketika kamu sudah meninggal dunia apa masih berhubungan dengan alam di sekeliling?

Pemakamaan yang ramai artinya di alam sana kamu akan punya banyak teman dan sebaliknya?

Nggak bukan?

Meski demikian, kamu perlu tau sudah banyak juga orang terkenal yang menggunakan jasa pemakaman di antara bintang-bintang ini.

Mereka, antara lain penulis science fiksi Arthur C. Clarke, Astronot Bill Pauge, Advokat Space Settlement Gerad K.O’Neil, pencipta Star Trek Gene Roddenberry, dan isterinya aktris Majel Barrett Roddenberry.

Bagaimana Caranya Ikut Pemakaman Sampai ke Bulan?

image : okezone.com

Terdapat banyak perusahaan yang berusaha bergerak dalam bidang pelayanan pemakaman di luar angkasa, di bulan, dan di antara bintang-bintang. Celestis menjadi satu-satunya yang berhasil sampai saat ini.

He he.. Ini nggak bermaksud iklan atau promo lho! Hanya informasi. Kalaupun kelihatan seperti penawaran, please deh.. Penulis nggak dibayar untuk itu! Hmmm..

Celestis menawarkan 3 program berbeda dengan masing-masing bayarannya cukup mahal.

Program pertama adalah Earth Rise. Paket ini paling murah karena biayanya ada di kisaran 20 jutaan rupiah.

Earth Rise membawa kapsul yang berisi abu jenazah ke luar angkasa, di mana gaya gravitasi bumi nggak akan kamu rasakan. Di sana, sebagian abu disebarkan dan sisanya di bawa pulang kembali ke bumi.

Yang kedua adalah Earth Orbit. Sesuai dengan namanya, kapsul akan membawa abu jenazah berkeliling bumi dari luar angkasa.

Sementara yang ketiga, merupakan paket termahal dengan harga US12.500 atau sekitar 172 juta rupiah. Paket yang diberi nama Voyager ini membawa kapsul sampai sejauh mungkin dari matahari dan mengorbit berkeling seperti planet. Beberapa di antaranya juga membawa kapsul jenazah sampai permukaan bulan.

Keluarga akan diberi cd yang merekam kapsul saat peluncuran dan di luar angkasa. Semua prosesi pemakaman dapat kamu lihat secara berulang-ulang di rumah.

Perjalanan yang luar biasa. Bukan hanya bagi orang yang sudah meninggal tetapi juga bagi yang hidup.

Iya bukan? Kamu juga mungkin belum pernah dan nggak terbayang menginjakkan kaki di luar angkasa.

Rafiah

Penulis dan penikmat musik indie. Menganggap menulis sebagai self healing.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed