invisible hit counter
Pintermezzo

Kata Masuk Dalam Kamus Melalui Proses Panjang

Apa yang kamu lakukan saat nggak paham dengan suatu kata? Atau sebenarnya paham dengan kata yang dimaksud tapi bingung menuliskannya menjadi sebuah kalimat? Yes, kamu akan mengambil sebuah kamus dan mencari kata di dalamnya. Tinggal menggunakannya bukan? Pernahkah kamu berpikir bagaimana kata masuk dalam kamus?

Mungkin hampir nggak pernah terpikirkan sama sekali. Entah saat kamu menggunakan kamus Bahasa Inggris, Kamus Besar Bahasa Indonesia, atau kamus lain.

Kamu hanya tau, kamus tersebut sangat membantu.

Bahkan, Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikenal dengan singkatan KBBI nggak cuma berisi pengertian kata, tapi juga cara penulisannya yang benar.

Kamus-kamus yang kamu gunakan sehari-hari tersebut setiap tahun ada penambahan dan ada revisi. Hal ini menyesuaikan dengan perkembangan bahasa yang terjadi dalam masayarakat.

Ada kata baru yang kemungkinan muncul.

Kalau Bahasa Indonesia, biasanya muncul bahasa serapan asing, misalnya selfie, instagrameable, dan sebagainya.

Beberapa bahasa daerah juga dapat masuk dalam KBBI, seperi banyu yang berasal dari Bahasa Jawa dan artinya air.

Apa Fungsi Kata Masuk dalam Kamus?

proses kata masuk dalam kamus
image : swaragamafm.com

Fungsi kata masuk dalam kamus sama dengan fungsi kamus itu sendiri.

Berarti fungsinya agar penjelasannya lebih dipahami dan dimengerti banyak orang.

Nggak cuma itu, pembaca kamus jadi lebih memahami penempatannya secara benar.

Misalnya, kata tanggung jawab memiliki arti menerima segala resiko dari sebuah pekerjaan, tugas, dan wewenang yang dimiliki. Tanggung jawab merupakan sebuah kata kerja. Kata ini ditulis terpisah, tanggung dan jawab. Begitu jika diberi imbuhan awalan atau akhiran, menjadi bertanggung jawab.

Namun, kalau diberi awalan sekaligus akhiran maka artinya akan sedikit berbeda menjadi objek. Penulisannya menjadi dipertanggungjawabkan.

Hi… Sulit nggak sih?

Nah, jika kamu mau menulis dengan benar, sebaiknya ngeliat kamus. Jangan sampai kamu salah menempatkan dalam kalimat.

Kata Masuk dalam Kamus Syaratnya Harus Digunakan Banyak Orang

image : id.techinasia.com

Sudah disebutkan di atas bahwa nggak semua kata bisa masuk dalam kamus.

Seorang yang pekerjaannya mencari dan mengumpulkan kata baru, kemudian melakukan penelitian dengan kata tersebut dikenal dengan sebutan editor kamus.

Editor bisa memasukkan satu kata dalam dua jam.

Kelihatannya gampang banget ya kerjanya?

Tapi nggak semudah itu lho!!

Sebuah kata masuk dalam kamus jika memenuhi syarat.

Syarat yang pertama adalah bahwa kata itu digunakan oleh banyak orang. Semua orang yang menggunakannya mengartikan kata tersebut dengan definisi yang sama.

Wah, gimana cara taunya ya?

Dari banyak media sosial, artikel di media online, media televisi dan radio, dan lain-lain. Editor bisa menilai kalau suatu kata digunakan banyak orang.

Editor membaca semua referensi yang ditemui. Hmm.. Bosan nggak, ya?

Begitu pula dengan artinya.

Berat juga ya tugas editor dalam kamus?

Kata Masuk dalam Kamus Jika Luas Penggunaannya

image : salamahzahra.com

Tugas editor nggak cuma sampai meneliti bahwa satu kata layak masuk kamus karena digunakan oleh banyak orang dengan arti sama.

Editor juga harus melakukan penelitian tentang keluasan penggunaan.

Kata digunakan oleh banyak orang dalam wilayah yang luas.

Kalau ingin dimasukkan dalam kamus Bahasa Indonesia, berarti kata tersebut digunakan hampir seluruh Indonesia. Semua warga negara dapat menggunakannya. Arti kata sama di seluruh wilayah.

Ya iyalah.. Kalau hanya digunakan di daerah tertentu saja, berarti bukan Bahasa Indonesia dong. Namanya bahasa daerah.

Kalau sudah memenuhi dua syarat di atas, kata tersebut dimasukkan dan dientri ke dalam basis data. Dari sini, kata diteliti kedua kalinya agar lebih valid alias pasti.

Kata yang sudah diteliti dua kali dan dinyaakan kata masuk kamus dan layak, selanjutnya bisa dipublikasikan dalam kamus.

Saat ini kamu bisa menggunakan KBBI secara online. Nggak perlu beli kamusnya dalam bentuk buku.

Tuh, mudah kan? Sayangnya masih sedikit generasi muda yang merasa perlu buka kamus KBBI.

Kebanyakan masih suka meraba-raba aja arti kata yang baru dan menggunakannya dalam kalimat.

Kata Masuk dalam Kamus, Bagaimana Kalau Kebalikannya?

image : blog.ruangguru.com

Sudah dikatakan bahwa kata masuk kamus harus sudah memenuhi syarat di atas.

Prosesnya panjang, namun fungsinya cukup penting.

Kata yang nggak lolos seleksi setelah diteliti ya nggak masuk kamus.

Kata seperti ini biasanya dikategorikan sebagai bahasa daerah.

Namun, seiring berjalannya waktu bisa aja suatu saat kata tersebut jadi masuk kamus jika lebih banyak lagi yang menggunakan.

Kedua, kata yang tidak masuk kamus biasanya disebabkan karena kata populer hanya saat-saat tertentu saja. Setelah waktunya lewat, kata ini nggak banyak digunakan.

Misalnya, kata ashiap. Kata ini sangat populer belakangan. Tapi kata ini belum tentu masuk kamus karena belum tentu masih digunakan dua sampai tiga tahun lagi.

Oke guys? Itulah perjalanan sebuah kata masuk dalam kamus. Nggak semudah yang kita bayangkan ya? Semoga bermanfaat.

Rafiah

Penulis dan penikmat musik indie. Menganggap menulis sebagai self healing.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed