invisible hit counter
Pintermezzo

Semut Sebesar Manusia? Ih Serem!

Guys, kamu pernah nonton film serangga yang terkena radioaktif atau mengalami perubahan gen? Laba-laba jadi sangat besar dan bertambah buas, kelelawar yang jadi lebih pintar, dan sebagainya. Jadi ngebayangin deh, bagaimana kalau suatu saat ada semut sebesar manusia?

Ih, jangan bayangin yang serem-serem dong!

Tapi kalau liat film, mungkin saja terjadi kan?

Banyak manusia melakukan penelitian yang salah karena keserakahan atau limbah radiokatif yang dibuang sembarangan.

Padahal, serangga terutama semut merupakan makhluk hidup dengan populasi terbesar di dunia. Mereka juga makhluk yang paling mudah terkena perubahan karena zat ardiokatif dari limbah dan polusi.

Perkembangbiakkan serangga dapat dikatakan lebih besar daripada makhluk hidup lain.

So, kalau semut berubah jadi besar dan raksasa, seukuran tubuh manusia aja. Hmmm.. Otomatis kekuatan dan daya pikirnya juga lebih besar.

Bakal ada serbuan semut raksasa di dunia, suatu saat!

Bener nggak ya itu bisa terjadi?

Massa Tubuh jika Semut Sebesar Manusia

semut sebesar manusia
image : chibaton.com

Perhatikan gambar semut dari arah depan? Apa persamaannya dengan manusia?

Bukan bermaksud menyamakan manusia dengan semut lho? Cuma struktur tubuhnya aja kok!

Kamu harus perhatikan bagian kaki semut, sama dengan manusia.

Bentuknya memanjang silinder, iya nggak? Terus, bagian kaki lebih lecil dari seluruh tubuh lain. Padahal kaki ini menopang tubuh semut.

Terus, pernah tau dan perhatikan orang yang sangat gemuk alias obesitas?

Biasanya, penyakit yang sering diderita pertama kali adalah nyeri sendi kaki. Ya, kaki yang kecil nggak bisa menopang berat bagian atas yang semakin besar.

Kira-kira, begitu juga kondisi semut sebesar manusia.

Kalau dihitung dengan ilmu matematika, volume kaki semut yang berbentuk silinder itu ɳr2 dan bagian tubuh seperti bola, dengan rumus volumenya 4/3ɳr3.

Eits… Jangan be te dulu liat rumusnya!

Perhatikan aja dihuruf r, pada bagian kaki r2 dan badannya r3.

Hitungannya kalau tubuh menjadi lebih besar 2 kali, volume kaki menjadi 22, sedangkan bagian badan jadi 23 . Kaki hanya berkekuatan 4 harus menopang tubuh 8, dua kali lipatnya.

Bayangkan kalau semut sebesar manusia, berarti 50 kali lipat lebih. Kekuatan kaki bertambah 2.500 kali dan tubuh 125.000 kali. Semut nggak bisa bertahan dengan berat tubuh yang demikian.

Jadi, nggak mungkin semut bisa berkekuatan super!

Semut Sebesar Manusia Perlu Energi Lebih Besar

image : pernikdunia.com

Nggak cuma karena semut besar keberatan dengan tubuhnya sehingga nggak mungkin punya kekuatan super lho!

Metabolisme atau proses yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup dan menghasilkan energi panas semut tidak siap.

Semut yang besar akan menghasilkan panas besar dalam tubuh.

Metabolisme antara penyerapan dan penghasil panas nggak seimbang.

Akhirnya, ketika semut sebesar manusia, tubuhnya nggak bisa menahan panas. Semut bisa terbakar dengan sendirnya.

Gajah dan Jerapah

image : 1freewallpapers.com

Kalau semut nggak bisa menjadi besar dan berkekuatan super, kenapa gajah yang lebih besar dari manusia nggak mati karena berat badannya?

Tuhan sudah menciptakan makhluknya sesuai fungsi dan perannya.

Perhatikan saja bentuk kaki gajah. Kaki gajah diciptakan seimbang dengan tubuhnya.

Sementara telinga gajah dapat mengeluarkan panas.

Gajah yang tinggal di Indonesia mempunyai telinga lebih kecil dibandingkan Afrika yang panas. Gajah di Afrika lebih banyak mengeluarkan panas dari tubuh.

Begitu pula dengan jerapah. Kaki jerapah juga kecil.

Namun, proposi kaki jerapah sesuai dengan perawakan bagian tubuh hingga leher yang juga kecil.

Semut Sebesar Manusia Nggak Akan Menyerang Kamu

image : tribunnews.com

So, guys dari obrolan panjang lebar di atas, ada yang satu yang menenangkan.

Semut sebesar manusia nggak akan menyerang kamu. Kalau pun ada, semut akan sibuk dengan dirinya sendiri.

Yah, paling-paling kamu akan jijik melihatnya. Semut besar nggak mungkin kamu tekan dengan tangan atau kaki kan?

Hal tersebut berlaku juga pada semua serangga lain. Serangga diciptakan dengan strukur mirip semut, kaki lebih kecil dibandingkan tubuhnya.

Kamu nggak perlu takut apa yang ada di film akan menjadi kenyataan.

Mereka yang membuat film memang sangat kreatif membuat kamu tertarik dan penasaran. Namun, kalau dilihat dari aspek teknologi, sains, dan ilmu pengetahuan nggak sepenuhnya masuk akal.

Hiburan tetap lebih dominan di film sains sekali pun.

Rafiah

Penulis dan penikmat musik indie. Menganggap menulis sebagai self healing.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed