invisible hit counter
Pintermezzo

Ternyata Kubah Masjid Bukan Asli Arsitektur Islam

Apa yang kamu pikirkan bila dari jauh terlihat kubah dengan menara yang tinggi? Yes, kamu melihat sebuah masjid. Kubah masjid menjadi identitas bangunan masjid di banyak negara di dunia.

Tapi pernah juga kah kamu merhatiin, bahwa gambar atau foto gereja dan bangunan Romawi di Eropa banyak juga yang sepintas mirip masjid? Ada kubah di bagian atasnya.

Wah kok bisa ya? Mungkin dulunya gereja tersebut adalah bangunan masjid, begitu kamu pikir.

Pemikiran yang nggak sepenuhnya salah karena memang ada masjid jadi gereja dan gereja jadi masjid ketika pergantian kekuasaan.

Tapi ceritanya nggak semuanya seperti itu lho! Eh bukan.. sejarahnya yang nggak seperti itu. Kalau cerita, kan kesannya bukan kisah nyata ya?

Apa Bangunan Pertama yang Menggunakan Kubah?

image : unsplash.com

Nggak diketahui secara pasti kapan bangunan berkubah pertama kali digunakan dan apa gunanya.

Yang pasti, menurut filososfi Yunani, kubah melambangkan penyembahan pada dewa. Artinya, zaman itu kemungkinan sudah ada bangunan berkubah.

Di dunia sendiri peninggalan bangunan berbentuk seperti kubah masjid diketahui merupakan bangunan Romawi yang sudah mengenal agama Kristen.

Kubah ditemukan pula dalam beberapa bangunan lain, seperti istana raja, maktab, madrasah, dan rumah sakit.

Tahukah kamu bangunan berkubah paling terkenal di dunia?

Yang pertama adalah Gereja Katedral di Rusia, namanya Saints Bassils Cathedral. Gereja ini mempunyai arsitektur unik selain kubahnya. Jika dilihat akan nampak seperti istana dalam dongeng-dongeng masa kecil kamu.

Bangunan kedua yang terkenal dengan kubahnya, pasti nggak akan kamu sangka. Letaknya di Amerika Serikat. Namayan United States Capitol dan dibangun sekitar tahun 1800-an.

Tahukah kamu gedung apakah itu? Bangunan berkubah putih besar tersebut adalah gedung parlemen Amerika Serikat.

Wah.. kok bisa ya?

Mengapa Akhirnya Kubah Masjid Digunakan?

kubah masjid
image : unsplash.com

Pada awalnya, masjid tidak menggunakan kubah seperti sekarang. Ajaran Islam tidak mengajarkan sesuatu yang berbentuk fisik. Semua bangunan atau peninggalan Islam yang ada dipengaruhi oleh budaya setempat.

Menurut Arsitek terkenal, K. Cresswll dalam Early Moslem Architecture, Masjid Madinah yang pertama kali dibangun Rasulullah sangat sederhana. Belum seperti sekarang. Tentunya tanpa kubah masjid.

Masjid Madinah dahulu berupa ruangan luas berbentuk segiempat yang diberi dinding pembatas di sekelilingnya. Di dekat dinding pembatas diberi sejenis serambi yang berhubungan dengan lapangan terbuka tempat shalat di tengahnya.

Menurut para ahli, arsitektur masjid yang kini menggunakan tiang-tiang di ruangan dan kubah diadopsi menyesuaikan dengan kebutuhan umat yang semakin besar.

Tiang memungkinkan masjid dengan ruangan luas tanpa memutus shaf. Sementara kubah masjid memberikan pencahayaan dan suhu yang lebih baik ke dalam ruangan.

Kubah Masjid Pertama Kali Digunakan

image : unsplash.com

Menurut para peneliti, sejarawan, dan aritektur kubah masjid pertama kali digunakan oleh Khalifah Umar yang memerintah di Palestina.

Masjid pertama yang menggunakan kubah ini diberi nama Masjid Qubbat as Sakhrah di Yerussalem.

Sejak itu, hampir setiap bangunan masjid menggunakan kubah. Kubah menjadi penanda sebuah masjid.

Tentu saja meski ada bangunan lain yang punya kubah, kamu tetap dapat membedakan.

Kubah masjid biasanya warnanya lemah, tidak warna-warni. Kebanyakan berwarna putih, emas, atau biru. Sementara gereja lama yang menggunakan kubah, seperti Katedral di Rusia mempunyai warna yang lebih menyolok.

Masjid berkubah paling terkenal di dunia adalah Masjid Biru di Turki, Istambul, Taj Mahal di Agra, India, dan masjid Kubah Batu di Yerusalem.

Bagaimana dengan Kubah Masjid di Indonesia?

image : unsplash.com

Masjid berkubah mulai dikenal di Indonesia pada akhir abad 19. Sementara di Pulau Jawa, kubah masjid mulai dikenal pada pertengahan abad 20.

Perhatikan masjid-masjid yang ada di wilayah Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah? Apakah bentuknya?

Ya, seperti sudah dikatakan sebelumnya bahwa arsitektur Islam dipengaruhi oleh budaya setempat. Di Indonesia hal tersebut sangat terlihat.

Masjid banyak yang tidak mempunyai kubah. Bagian atasnya berbentuk limas, khas bangunan di wilayah Jawa pada masanya.

Apa penanda bahwa bangunan tersebut adalah Masjid?

Hiks, taukah kamu bahwa sebagian besar masjid dibangun lebih tinggi dari bangunan. Di atas atap biasanya ada makara bertuliskan Allah atau gambar bulan dan bintang.

So, meski bangunan nggak ada kubah masjid tetap bisa diketahui bahwa itu tempat ibadah kan guys?

Itulah sekilas sejarah penggunaan kubah masjid yang ternyata bukan warisan budaya Islam. Semoga menambah wawasan kamu.

Yang penting, bagaimana pun bentuk bangunan masjidnya kamu bisa nyaman beribadah di dalam.

Nani Herawati

Owner sebuah bimbingan belajar, penulis dan ibu rumah tangga dengan 6 orang anak. Pernah menulis beberapa buku pelajaran sekolah dan buku antologi. Saat ini aktif sebagai ghostwriter di beberapa media online dan lebih meminati dunia pendidikan anak.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed