invisible hit counter
Pintermezzo

Teror Komik Siksa Neraka Langsung Bikin Taubat

Generasi Millenial seperti kamu mungkin nggak pernah tahu komik ini. Namun, bagi sebagian generasi ayah dan ibumu, komik ini sangat melekat dalam ingatan.

Ya, komik serial Siksa Neraka ini memang populer sekitar tahun 1980 sampai 1990an. Komik yang isinya membuat trauma beberapa orang. Meski dari sisi baik dapat dilihat bahwa komik ini membuat banyak anak-anak dan remaja di era tersebut rajin beribadah tanpa diteriaki orang tua.

Komik membuat beberapa orang mengingat isinya dan memasukkannya ke dalam mimpi buruk hingga kini.

Hiks, kamu pasti penasaran, apa dan bagaimana sih komik serial Siksa Neraka ini?

Komik Serial Siksa Neraka

Komik bertema religius pada zaman dahulu (kesannya udah lama banget ya? memang populer di Indonesia.

Komik religius yang pertama kali diterbitkan berjudul Taman Firdaus, yang gambarnya dibuat oleh K.T Ahmar. Komik ini berisi tentang dua anak yang bernama Karma dan Shaleh. Bisa kamu tebak dong, kisahnya?

Karma dan Shaleh merupakan anak yang jahat dan baik. Ketika mereka meninggal, Shaleh mendapatkan surga Firdaus sedangkan Karma mendapatkan neraka.

Hayo, siapa di antara kamu menebak jalan cerita komik dengan tepat?

Selanjutnya, komik religius didominasi oleh kisah-kisah nabi. Sampai akhirnya muncul Komik serial Siksa Neraka sekitar akhir tahun 1980-an yang fenomenal.

Komik serial ini terdiri dari berbagai judul, di antaranya Neraka Hawiyah, Titian Rambut di Belah Tujuh, dan sebagainya.

Ada dua penerbit yang terkenal menerbitkan komik-komik ini, yaitu Penerbit Pustaka Agung Harapan di Surabaya dan Penerbit Sandro Jaya di Jakarta. Sementara cerita ditulis oleh MB Rahimsyah AR dengan ilustrasi atau pelukis adalah Ema Wardhana. Di beberapa komik tertulis juga penulis Irsyadul Anam. Untuk penulis ini, peneliti komik di Indonesia berbeda pendapat.

Ada yang menyebutkan bahwa Irsyadul Anam adalah nama orang, ada pula yang mengatakan bahwa itu adalah kitab yang dijadikan rujukan. Namun, sebagian ulama masih memperdebatkan deskripsi surga dan neraka dalam kitab.

Deskripsi tentang neraka yang dilukiskan dalam komiklah yang sampai saat ini dianggap sebagai terror.

Kamu dapat dengan jelas melihat gambar tentang seorang yang dipotong lidahnya, jatuh ke neraka saat melewati jembatan yang tebalnya seperti rambut dibelah tujuh, seseorang yang dipaksa minum darah dan nanah, dan sebagainya. Pokoknys susah deh digambarkan!

Komik ini tidak banyak melukiskan percakapan. Jika pun ada, dialog hanya berupa erangan dan permohonan minta ampun.

Surga dan Neraka

Komik yang dinilai menggambarkan kebrutalan ini dicetak sekitar 10.000 eksemplar di masa jayanya dengan cetakan seadanya. Harganya juga murah, Rp200,00. Kamu nggak akan dapat mencari di toko buku besar. Komik ini meski terkenal hanya ada di kaki lima, tukang mainan keliling, dan taman bacaan. Beberapa di antaranya dikirim ke pondok-pondok pesantren.

Penerbit Pustakan Agung Harapan terakhir cetak ulang komik tahun 2013 sekitar 2000 eksemplar. Setelah itu, komik tergerus zaman dengan semakin maraknya komik manga dan era teknologi.

Bagaimana menurut kamu tentang surga dan neraka?

Kamu nggak perlu membaca komik untuk mempercayainya. Cukup dengan logika saja sudah tergambar.

Segala sesuatu di dunia ini nggak mungkin ada tanpa ada yang menciptakan. Meja dan kursi saja secara sederhana ada yang membuat bukan? Tuhan merupakan pencipta alam semesta dan isinya.

Begitu pula surga dan neraka. Sebagian besar manusia berbuat baik karena adanya surga dan menghindari neraka karena takut neraka. Bayangkan jika keduanya nggak ada. Manusia mungkin akan berbuat seenaknya. Meski ada hukum manusia, semua bisa dimanipusi bukan?

Jadi Guys, nggak perlu baca komik terror macam Surga dan Neraka untuk taubat kan?

Farid Hidayat

Full Stack Developer, Mobile Developer, Technowizard, TechnoArt,
Visionary Entrepreneur and Technology lover.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed