invisible hit counter
Pintermezzo

Tips Agar Puasa Lancar Tanpa Merasa Lapar dan Haus

Arti puasa yang paling sederhana adalah menahan lapar dan haus. Namun, dari sejak kecil hingga dewasa berlatih puasa dari tahun ke tahun, ada saja saatnya rasa itu melanda. Rasa apa tuh? Hampir nggak kuat menahan haus dan lapar. He he..

Kenapa ya? Apalagi kalau panas sangat terik atau saat aktivitas sedang banyak.

Akibatnya, pingin tidur aja deh seharian. Biar kalau bangun nanti langsung dekat saat berbuka. Asyik banget kayaknya ya?

Padahal oh padahal.. Pingin banget puasa tahun ini bisa memperbanyak ibadah. Apa daya tetap nggak bisa.

Eh… Tunggu dulu! Jangan pesimis gitu dong! Kalau orang lain bisa puasa dan ibadah lancar tanpa merasa lapar dan haus, kamu juga pasti bisa!

Masa? Emangnya ada kiat khusus menahan lapar dan haus?

Iya ada dong! Makanya simak nih caranya!

Biar Bisa Nahan Lapar dan Haus, Saat Sahur Harus Konsumsi Serat

lapar dan haus saat puasa
image : hellosehat.com

Kebanyakan orang salah kaprah. Sahur dengan banyak karbohidrat dan lauk yang enak. Alasannya, biar sahur bisa makan banyak dan kuat seharian.

Bahkan, anak-anak dipaksa minum susu ngantuk. Susu dianggap penyempurna makanan. Menghasilkan banyak energi yang cukup seharian.

Dengan tidak mengenyampingkan karbohidrat dan susu, kamu sebaiknya juga mengonsumsi banyak serat.

Serat biasanya banyak terdapat pada sayur-sayuran, seperti buncis dan bayam dan kacang-kacangan atau biji-bijian.

Serat dari sayur-sayuran akan menghambat pengosongan perut lebih cepat. Serat juga dapat memicu hormon kenyang.

Sementara serat dari biji-bijian akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Nah, intinya percuma kamu makan banyak tanpa serat. Semua yang kamu makan akan lebih cepat dicerna. Akibatnya kamu lebih cepat merasa lapar.

Mengonsumsi Protein

image : kompas.com

Protein meski nggak seefektif serat, dapat membuat kamu kenyang lebih lama.

Ini cocok bagi kamu yang nggak terlalu suka sayuran.

Protein yang bisa kamu konsumsi saat sahur, misalnya telur, daging tanpa lemak, dan kedelai.

Daging tanpa lemak yang dimaksud, sebisa mungkin kamu nggak masak tanpa santan. Misalnya, dioseng, dipanggang, dan sebagainya.

Minyak dan lemak yang berlebihan bisa menempel di tenggorokan kamu dalam waktu lama. Akibatnya, bukannya ngerasa puasa lebih lancar, rasa lapar dan haus akan lebih cepat dirasakan.

Mengonsumsi Lemak Sehat

image : asmaraku.com

Meski di atas disebutkan kamu sebaiknya mengonsumsi daging tanpa lemak, ada juga lemak yang boleh dikonsumsi kok. Namanya lemak sehat.

Yang termasuk lemak sehat di antaranya adalah minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Lemak sehat ini dapat merangsang produksi hormon leptin untuk memerintahkan hipotalamus otak agar menurunkan selera makan.

So, kalau selera makan kamu turun nggak akan lapar dan haus kan?

Coklat Hitam untuk Menahan Lapar dan Haus Lebih Lama

image : tipsperawatancantik.com

Ada bermacam-macam cokelat yang beredar di pasaran. Cokelat hitam atau dark chocolate rasanya lebih pahit dari cokelat biasa karena mengandung banyak kakao, sedikit gula, dan tanpa susu.

Namun, tau nggak kamu cokelat yang dianggap dapat mengatasi stres ini mempunyai kandungan lebih bermanfaat dari jenis lain?

Apalagi kalau kamu konsumsi saat sahur. Asam stearat yang terdapat di dalamnya juga dapat menurunkan selera makan seperti halnya lemak sehat.

Kedelai yang Terbaik untuk Menahan Lapar dan Haus

image : motherandbaby.co.id

Kamu perhatikan daftar konsumsi dahur di atas?

Yes, sebagian besar mereferensikan kacang kedelai untuk dikonsumsi.

Kacang kedelai memang merupakan salah satu kacang-kacangan terbaik. Kandungannya lengkap, seperti serat, protein, lemak, dan karbohidrat.

Kamu nggak harus konsumsi kacang ini setiap hari kok biar bisa menahan lapar dan haus. Banyak makanan olahan dari kacang kedelai yang sudah dibuat, seperti tempe, tahu, kecap, susu kedelai, dan lain-lain. Nggak akan membosankan kan?

Nggak susah kan cara agar puasa kamu lancar dan dapat menahan lapar dan haus?

Selain hal di atas, Rasulullah juga mengajarkan hambanya untuk mengakhirkan sahur. Bisa terbayangkan kenapa demikian? Akan berbeda rasanya, jika sahur saat jam 2 dan jam 4 dini hari.

So, yang terpenting dari semua adalah niat puasa itu sendiri. Yakin deh, dengan niat kuat ditambah praktek semua cara di atas pasti puasa lebih lancar.

Mudah-mudahan puasa kamu tahun ini lebih baik dari bulan Ramadan tahun sebelumnya.

Nayla Firdaus

Penulis dan blogger. Ibu dari 2 orang putra. Menyukai dunia kepenulisan baik fiksi maupun non fiksi.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed