invisible hit counter
Pintermezzo

Warna Air Laut Ternyata Bukan Biru, Kok Bisa?

Kalau kamu menggambar dan melukis laut, gunung, dan langit biasanya dominasi warna biru yang digunakan. Yes, laut dan langit memang identik dengan warna biru.

Bahkan, di peta daerah perairan atau laut memang diberi warna biru. Perbedaannya terletak pada biru muda, tua, atau terang yang biasanya menandakan kedalaman laut.

Namun, kalau kamu main di pantai dan memindahkan air laut ke dalam gelas (coba deh!), warna apa yang didapati dalam gelas?

Warna laut yang kamu dapati di gelas, bening. Sama dengan warna air sungai yang jernih atau air keran di rumah.

Lalu, Kenapa Kalau Tampak dari Kejauhan Air Laut Berwarna Biru?

Sebenarnya warna asli air laut memang jernih dan bening. Ada beberapa hal yang membuatnya nampak berwarna biru. Beberapa warna biru tua dan lainnya biru hampir putih.

Di Selat Gibraltar, konon air laut yang menyatu tampak berpisah dan seolah seperti ada tembok pembatas tipis. Yang membuatnya berbeda adalah warnanya. Sisi air laut pertama berwarna biru lebih cerah dibandingkan sisi lain.

Nah, warna air laut yang tampak berbeda-beda disebabkan oleh beberapa hal.

Pertama, kedalaman air laut menentukan warnanya. Air laut yang yang sangat dangkal warnanya lebih bening. Pada kondisi ini cahaya matahari masuk tanpa penghalang. Cahaya ini juga tidak dipantulkan karena dasar laut cukup dekat letaknya.

Sementara laut yang lebih dalam warnanya bisa tampak hijau atau biru karena cahaya matahari sulit menembus sampai ke dasar.

Kedua, warna air laut yang sedikit berbeda satu sama lain menunjukkan apa yang ada di dasarnya dan dipantulkan, seperti penjelasan tentang warna hijau di atas.

Warna hijau di dasar laut didapat dari banyaknya fitoplankton atau tumbuhan yang sangat kecil dan hanya ada di laut. Fitoplankton yang jumlahnya cukup banyak mempunyai warna berbeda-beda di tiap daerah. Ada yang berwarna merah, kuning, coklat, dan hijau.

Selain itu, air laut yang dekat ke pantai juga dipengaruhi oleh beberapa kehidupan di sekitarnya. Endapan dari daerah pengaliran dapat mengubah warna.

Selanjutnya, cahaya matahari sendiri yang membuat banyak warna alam dapat terlihat mempunyai spektrum warna yang berbeda-beda. Sinar matahari yang mempunyai gelombang lebih panjang mempunyai warna merah. Sementara cahaya matahari yang gelombangnya lebih pendek mempunyai warna biru dan hijau.

Warna biru dan hijau meski gelombangnya lebih pendek, diteruskan ke dasar hingga dapat dipantulkan. Cahaya warna merah lebih cepat menyebar sehingga tidak menghasilkan pantulan warna.

So, jadi apa yang dapat kamu pahami dari air laut yang sebenarnya bening ini?

Tentu saja, Tuhan yang menciptakan alam semesta dan isinya luar biasa. Menciptakan air laut dengan segala keindahan dan isinya yang bermanfaat bagi manusia. Tidak ada yang dapat menandinginya. Betul apa betul?

Lalu, kamu sendiri apa pernah memperhatikan air laut yang berbeda-beda warnanya, meski sekilas semua nampak biru? Kalau tidak pernah, lain kali saat kamu ke laut coba perhatikan. Jangan cuma menunggu datangnya sunset dan sunrise aja dong!

Laut yang aslinya berwarna bening dan nampak warna biru juga menunjukkan pada kamu bahwa segala sesuatu di dunia ini nggak bisa hanya dinilai dari luar. Teliti dan kenali dulu sebelum kamu ngasih penilaian. Jangan memvonis sesuatu atau seseorang atau tindakan seseorang hanya dari satu sisi.

Bijaksana banget ya kalau ngomong kayak gitu? Hmmm….

Sebelum ditutup artikel kali ini, Laut Merah apa berwarna merah dan Laut Hitam berarti berwarna hitam? Jawab sendiri ya!

Rafiah

Penulis dan penikmat musik indie. Menganggap menulis sebagai self healing.

2 comments

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed