invisible hit counter
Pintermezzo
Yakin, Ngga Ngajarin Orang Lain Bersikap Buruk Sama Kamu?

Yakin, Ngga Ngajarin Orang Lain Bersikap Buruk Sama Kamu?

Jangan balas kejahatan dengan “kebaikan”!

Semisal, pasanganmu suka ngebentak biar kamu mau ngebuatin teh kesukaannya. Karena pikirmu, doi bakalan berubah dengan perlakuan baikmu. Jadinya, kamu rela berangkat ke dapur ngebuatin teh tanpa melawan sedikitpun. “Soalnya, kata orang kejahatan harus dibalas dengan kebaikan”, kata hatimu begitu.

Padahal respon yang kamu kasih, justru memicu doi untuk melakukan hal yang sama. Perilaku ini disebut dengan law of effect, yaitu kalau sebuah respon menghasilkan efek yang memuaskan, maka hubungan stimulus – respon akan semakin kuat. Artinya, kalau kamu merespon tindakan kekerasannya itu dengan menuruti apa yang doi mau, ya bakalan gitu-gitu aja pola perilakunya; kalau mau teh ya musti ngebentak dulu.

Teori law of effect ini dikembangkan oleh Edward Thorndike seorang psikologis yang terkenal dengan bukunya berjudul “Animal Intelligence, an experimental study of association process in Animal”. Teori yang dikemukan dalam buku ini adalah teori stimulus – respon. Dalam teori ini dikemukakan kalau dalam proses belajar, pertama kali organisme belajar dengan cara coba-coba (trial and error). Saat suatu organisme lagi terhimpit masalah, maka organisme itu akan melakukan segala cara untuk memecahkan masalahnya.

Ia mengasosiasikannya dengan seekor kucing yang dimasukkan dalam kandang dan menguncinya. Kucing akan melakukan segala cara untuk bisakeluar dari kardus. Hingga ketika secara ngga sengaja, si kucing menginjak pedal terus bisa keluar dari kardus. Sejak saat itulah, setiap kali kucing dimasukkan ke dalam kardus yang sama, ia akan segera menginjak pedal untuk bisa keluar. Segala tingkah laku yang diikuti dengan balasan yang menyenangkan, kemungkinan besar akan terulang lagi.

Berdasarkan pengalaman itulah, saat terhimpit masalah yang sama, si kucing sudah tahu tingkah laku mana yang harus dikeluarkan untuk memecahkan masalahnya.

Hal-hal yang perlu diingat

Ada 2 aspek penting di law of effect ini:

  1. Segala tingkah laku yang diikuti dengan balasan yang menyenangkan, kemungkinan besar akan terulang lagi.
  2. Segala tingkah laku yang dibalas dengan hal yang tidak menyenangankan, kemungkinan kecil akan terulang lagi.

Terus, gimana cara mengatasinya?

  1. Jangan berlaku baik buat mengubah perilaku buruknya. Ga guna.
  2. Berani bicara kalau kamu ngga suka diperlakuan kaya gitu.
  3. Saat diperlakukan buruk, jangan senyum dan pura-pura kamu baik-baik aja.


    
    

Anita Majid

Makan di tengah malam jauh lebih sehat dibanding makan di tengah jalan.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed